Dizaman modern ini, banyak event yang mempromosikan diri di berbagai tempat lewat reklame, supaya acara itu dapat diminiati dan banyak pengunjung yang datang, tak jarang sebuah event rela merogoh kocek yang lumayan besar hanya untuk sebuah reklame.
Reklame dipasang di berbagai tempat, ambil saja contohnya kota kelahiranku, yaitu kota kediri, di sudut-sudut kota, di tengah kota, di sekolahan, di pinggir jalan, dan ditempat-tempat lain yang strategis. Bahasa reklamenya pun juga beranekaragam dan unik-unik, tapi sayangnya diantara mereka ada yang kurang peduli dengan apa yang mereka perbuat, memasang reklame dengan jumlah banyak di sudut-sudut kota. Akhirnya di kota kediri ini dipenuhi oleh reklame, pada saat habis waktunya atau event yang direklamekan telah usai, reklame itu tidak di copot. Itu akan menggangu keindahan kota kediri, dan mengganggu orang-orang yang melihatnya.
Bagaimana upaya pemerintah untuk mengatasi masalah ini? Apakah akan diam saja, Melihat banyak nya reklame basi yang belum dicopot, Itukan termasuk juga sebagai sampah. Sampah yang menempel pada pinggiran jalan, sudut kota, bahkan reklame basi ini saya juga menemukan di sekolah-sekolah.
Seharusnya di sekolah-sekolah itu tidak sampai terjadi, dilihat saja dari area sekolah yang tidak begitu luas, ada tukang kebun yang mengurusi kebersihan, ada pengurus osis yang mengurusi mading sekolah, dan ada siswa-siswi yang banyak. Dimana peran mereka dalam menjaga lingkungan sekolahnya.
Tapi itu semua tidak lepas dari si pemasang iklan. Yang telah berani memasang iklan seharusnya juga berani bertanggung jawab untuk melepas iklan itu.
Itulah tadi sedikit sampah yang ada di kota-kota kita yang seharusnya diperhatikan lebih oleh warga kota, supaya kota kita nyaman, aman dan indah.

amelgirl said,
July 31, 2008 @ 3:13 am
he….
ayah, sukses yow buat webnya….