Kediri kota kecil yang padat dan ramai, itulah kota kelahiranku. Kali ini aku akan sedikit mengulas tentang hak pejalan kaki, karena setelah mengamati jalan-jalan di daerah kediri, hak pejalan kaki telah banyak terampas, contohnya saja photo diatas, itu adalah suasana siang di depan sekolahku smkn 2 kediri, di jalan veteran no. 5. lihat saja trotoar adalah tempat pejalan kaki tapi apa yang kita lihat, trotoar dijadikan tempat jualan para pedagang kaki lima (PKL).
Aku sebagai pejalan kaki pun jadi risih, karena harus lewat jalan raya, karena trotoarnya dipakai oleh PKL, sebenarnya aku sendiri benci hal seperti ini. Mau nekat lewat trotoar, jadi malu sendiri dengan pedagangnya.
Sudah tatanan trotoarnya gak enak buat jalan, bayangkan trotoar buat jalan itu naik turun-naik turun, eeeee ditambah harus ngindari para pedagang kaki lima yang jualan di trotoar, mau sampaikapan hak pejalan kaki terus dirampas.
Tapi kita sendiri juga tak sadar sebagai warga kota, sering merampas hak pejalan kaki. Contohnya aja, di daerah jembatan lama kota kediri ke selatan jalan seaarah itu, trotoar yang seharusnya di pergunakan oleh pejalan kaki, tak sedikit sepeda dan sepeda motor menggunakan trotoar sebagai ajang jalan mereka mengemudi, alasannya cukup sederhana, ”males tuk putar jalan”, Biarpun di kota kediri ini pejalan kaki masih sedikit, apakah kita sebagai warga kediri harus merampas hak pejalan kaki.
Dan sedikit saran untuk pemerintah kediri, apakah gak ingin jadikan kota kediri sebagai kota pejalan kaki, kan jalan kaki banyak manfaatnya, tubuh menjadi sehat, hemat BBM, menjaga bumi kita yang sudah tua ini, dengan jalan kaki kan gak perlu ngeluarin asap seperti kendaraan bermotor yang sedikit demi sidikit merapuhkan bumi kia ini.
Mari Kita Kembalikan Hak Pejalan Kaki!!!! Demi Bumi Kita Tercinta Ini!!!!!
